Tanda Asam Urat, Gejala dan Cara Pengobatan Asam Urat

Asam urat tinggi terjadi ketika kandungan purin melebihi batas normal yang biasanya disebabkan oleh terlalu banyak makan makanan yang mengandung banyak purin.

Sayangnya, bila penyakit asam urat tidak di tangani dan diobati dengan baik, maka tubuh berisiko alami gangguan ginjal dan komplikasi kesehatan lainnya. Oleh karena itu, penting bagi anda untuk mengetahui gejala asam urat secara mendetail guna mengurangi risiko terkena komplikasi kesehatan di kemudian hari.

Asam Urat

Penyakit asam urat adalah bentuk dari penyakit arthritis yang menyebabkan kemerahan, pembengkakan, dan rasa yang datang secara tiba-tiba pada sendi tubuh anda. Penyakit ini dapat menyerang seluruh sendi di tubuh, akan tetapi sendi lutut, pergelangan kaki, telapak kaki, dan juga jempol adalah bagian yang paling sering terkena asam urat.

Sebenarnya asam urat merupakan senyawa alami yang diproduksi tubuh. Selama kadar asam urat dalam tubuh normal, anda tidak akan mengalami masalah. Namun ketika kadarnya melonjak naik, barulah bisa bisa memicu penyakit.

Seringnya penyakit asam urat dikaitkan dengan orang lanjut usia, padahal asam urat tinggi dapat mempengaruhi semua orang tanpa memandang usia dan jenis kelamin. Akan tetapi dalam banyak kasus, pria lebih mungkin mengalami penyakit asam urat darpada wanita.

Penyebab Asam Urat Tinggi

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, penyebab asam urat adalah ketika kadar asam urat terlalu banyak di dalam tubuh. Dalam keadaan normal, zat kimia ini akan dikeluarkan oleh tubuh melalui urin dan tinia.

Sementara pada orang yang mengalami asam urat, jumlah asam uratnya terlalu banyak dan tidak dapat diolah oleh tubuh. Akibatnya zat tersebut akan membentuk kristal dan menumpuk di sekitar sendi, yang pada akhirnya menyebabkan peradangan.

Penyebab asam urat tinggi adalah ketika anda terlalu sering dan banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung purin.

Purin sendiri merupakan suatu zat kimia yang di produksi secara alami oleh  tubuh tapi terkandung juga di lama beberapa jenis makanan. Ketika seseorang mengkonsumsi makanan yang mengandung purin, maka tubuh akan mengoahnya menjadi asam urat.

Faktor Risiko Penyakit Asam Urat Tinggi

Jadi, semakin banyak makan makanan yang mengandung purin, semakin tinggi risiko anda untuk mengalami asam urat. Meski begitu, ada berbagai faktor risiko lain yang dapat membuat anda mengalami asam urat, diantaranya :

Usia dan jenis kelamin

Penyakit asam urat lebih banyak di alami oleh laki-laki ketimbang perempuan. Sementara, orang yang lanjut usia lebih rentan terserang penyakit ini dari orang dewasa muda.

Riwayat kesehatan keluarga

Jika anda memiliki salah satu anggota keluarga yang memiliki asam urat, maka anda juga berisiko lebih besar untuk mengalami hal yang sama. Meski hal ini bukanlah penyebab asam urat yang utama, tetapi dengan mengetahui riwayat kesehatan keluarga, anda bisa lebih waspada dengan penyakit ini.

Riwayat kesehatan

Jika sebelum anda memiliki gangguan kesehatan tertentu, anda juga dapat meningkatkan peluang terkena penyakit asam urat. Beberapa penyakit yang bisa menigkatkan risiko asam urat di antaranya:

  • Diabetes
  • Gangguan fungsi ginial
  • Penyakit jantung
  • Arterosklerosis, pembuluh darah tersumbat
  • Penyakit infeksi
  • Tekanan darah tinggi

Berat badan yang berlebihan

Memiliki berat badan yang melebihi normal (obesitas), dapat meningkatkan risiko terserang oenyakit ini. Orang yang memiliki indeks massa tubuh yang lebih dari 25 kg/m maka harus lebih waspada untuk terkena penyakit asam urat.

Mengkonsumsi obat-obatan tertentu

Beberapa jenis obat-obatan yang anda konsumsi nyatanya dapat menjadi penyebab asam urat menumpuk di dalam tubuh seperti:

  • Asprin, obat penghilang rasa sakit ini akan meningkatkan risiko asam urat bila di konsumsi secara rutin 1-2 tablet perhari.
  • Obat diuretik, yang biasanya digunakan untuk mengatasi penumpukan cairan di tubuh.
  • Obat kemoterapi, yang digunakan untuk mengobati berbagai penyakit kanker.
  • Obat yang dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh, seperti cyclosporine.

Tidak menerapkan kebiasaan hidup sehat

Nyatanya, penerapan gaya hidup berpengaruh besar terhadap perkembangan penyakit ini. Jika anda banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung purin, seperti daging merah, jeroan, dan seafood, anda akan berisiko tinggi terkena asam urat tinggi.

Dehidrasi

Bila anda mengalami kekurangan cairan, maka tubuh anda akan sulit mengluarkan zat asam tersebut melalui urin. hal ini yang menjadi salah satu penyebab asam urat menumpuk di dalam tubuh.

Efek samping pembedahan atau cedera

Cedera bisa menjadi penyebab asam urat karena kondisi ini menimbulkan peradangan terlebih dulu pada sendi yang kemudian akan memicu munculnya gejala asam urat yang lainnya.

Tanda dan Gejala Asam Urat Tinggi

Dalam beberapa kasus, penyakit asam urat tidak menunjukan gejala apapun pada awalnya. Gejala asam urat biasanya mulai muncul ketika penderita sudah mengalami kondisi yang akut atau justru kronis. Gejala asam urat yang paling umum adalah:

  • Nyeri sendi parah dan mendadak, yang sering pertama terjadi di pagi hari
  • Sendi bengkak dan lunak
  • Sendi kemerahan
  • Rasa panas di sekitar sendi

Gejala asam urat biasanya muncul tiba-tiba, tidak dapat di prediksi, dan sering terjadi di tengah malam. Sebagian besar gejala asam urat hanya terjadi dalam beberapa jam selama 1-2 hari. Namun pada kasus yang parah, nyeri pada sendi bisa saja terjadi dalam waktu berminggu-minggu. Jika anda mengalami gejala ini, maka encok yang anda miliki cukup parah.

Sementara, ada pula yang merasakan gejala encok hingga 6-12 bulan, dengan intensitas yang berbeda tiap harinya. Bila anda mengalami hal ini, maka kondisi kesehatan anda cukup parah dan sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikan dengan dokter.

Beberapa Tahapan Gejala Asam Urat yang Bisa Anda Rasakan

Gejala asam urat pada umumnya bervariasi pada setiap orang, tergantung dari tingkat keparahan kondisinya. Beberapa orang dengan kadar asam urat tidak terlalu tinggi bahkan mungkin tidak mengalami gejala apapun. Berikut ini merupakah tahapan dari gejala asam urat yang bisa anda perhatikan.

1. Awalnya hanya meliputi satu sendi

Bila kristal asam urat menempel pada persendian, gejala yang muncul awalnya meliputi nyeri, pembengkakan, kemerahan dan jika ditekan atau di sentuh terasa nyeri, Sendi-sendi yang terasa panas di malam hari, juga bisa menjadi salah satu gejala asam urat.

2. Mulai terasa di berbagai sendi

Menurut National Institute of Arthritis. Musculosketal and Skin Diseases, tanda-tanda asam urat kambuh mulanya dirasakan pada bagan jempol kaki yang terasa nyeri. Beberapa sendi lainnya yang kemungkinan ikut merasakan nyeri antara lain, pergelangan kaki, lutu, tumit, jemari tangan, siku dan sendi-sendi tubuh lainnya.

Kambuhnya asam urat ini biasanya akan terjadi dalam kurun waktu 10-30 menit di malam hari. Sendi yang terserang pun umumnya hanya satu bagian saja di awal gejala. Sementara serangan berikut kemungkinan akan menyerang ke persendian lainnya.

3. Durasi gejala semakin panjang

Jika anda telah didiagnosis menderita asam urat, rasa sakit yang di derita mencapai kurun waktu 12 hingga 24 jam pada gejala pertama.

Selain itu, ketika nyeri sendi yang parah sudah mereda, sendi anda akan mengalami rasa tidak nyaman selama beberapa hari atau bahkan mingguan. Jika asam urat tidak segera ditangani perawatan medis yang tepat, dikhawatirkan bisa mengakibatkan kerusakan sendi permanen.

4. Sakit asam urat yang berdampak pada kulit

Setelah bertahun-tahun menderita asam urat dan merasakan kambuh-sembuhnya, kristal asam urat mungkin saja membentuk benjolan di bawah kulit. Benjolan ini tidak sakit, tapi akan menimbulkan rasa tidak nyaman.

Kristal yang menumpul di bawah kulit akibat asam urat disebut sebagai tophi. Tophi biasanya timbul pada pergelangan tangan, jari jemari tangan dan kaki, serta di bawah siku.

5. Berisiko sakit ginjal

Risiko paling berbahaya dari asam urat antara lain bisa menyebabkan batu ginjal hingga kematian. Kristal yang berbentuk akibat kadar asasm urat yang berlebihan, bisa saja menempel pada saluran kemih, dan biasanya pria lebih rentan terkena kondisi ini. Gejala batu ginjal akibat komplikasi asam urat bisa dirasakan dengan nyeri pada pinggang, demam, hingga urin berdarah.

Cara Mengobati Asam Urat Tinggi

Pilihan pengobatan untuk penyakit asam urat sebenarnya berdasakan dari tingkat keparahan penyakit itu sendiri. Namun biasanya dokter akan memberikan beberapa resep obat untuk membantu menurunkan kadar asam urat yang tinggi.

Hal yang harus dipahami, tidak ada obat asam urat yang bisa membuat seseorang terlepas dari penyakit ini selamanya. Meski begitu, obat asam urat bisa dikonsumsi untuk mengendalikan dan meringankan gejala yang muncul. Beberapa obat asam urat yang umunya diresepkan dokter adalah:

Non-steroid anti-inflammatory drugs (NSAIDs)

Obat ini digunakan sebagai penghilang rasa sakit, nyeri, serta peradangan akibat kadar asam urat yang terlalu tinggi. Biasanya dokter akan meresepkan obat asam urat ini jika gejala yang ditimbulkan terbilang parah dan akut. Contoh dari obat NSAID adalah ibuprofen, naproxen sodium, serta indometasin diclofenac, dan etoricoxib.

Colchicine

Colchicine (Cycrys, Mitigare) juga merupakan jenis obat asam urat yang berfungsi sebagai penghilang rasa sakit. Obat asam urat ini bekerja dengan dua cara yang berbeda yaitu untuk mengobati gejala asam urat akut dan mencegah kambuhnya asam urat. Umumnya dokter akan meresepkan obat asam urat ini, bila NSAID tidak cocok untuk anda.

Steroid

Obat asam urat ini akan di berikan apabila obat NSAID dan Colchicine tidak dapat mengatasi gejala asam urat. Sama seperti NSAID dan Colchicine, kortikosteroid mempunyai fungsu utama yaitu sebagai penghilang rasa sakit. Contoh obat steroid, yaitu prednison dan methylprednisone.

Obat lainnya

Beberapa obat asam urat lainnya yang berfungsu untuk mengendalikan tingkat asam urat dalam darah di antaranya, allopurinol, probenesid, pegloticase, dan febuxotat.

Mengatasi Asam Urat Tinggi di Rumah

Mengkonsumsi obat asam urat secara teratur sesuai dengan resep dokter adalah kunci. Akan tetapi melakukan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat juga tidak kalah penting untuk mengatasi serta mencegah penyakit asam urat. Beberapa perubahan gaya hidup yang dapat anda lakukan untuk mengendalikan penyakit ini diantaranya:

Memperhatikan asupan makanan

Tidak hanya melakukan diet rendah purin saja, namun, sebaiknya anda juga menhindari makanan yang mengandung lemak dan gula tinggi,. Selin buruk bagi kesehatan, makanan unu juga akan meningkatkan risiko anda terkena penyakir diabetes di kemudian hari.

Perhatikan asupan cairan

Penting untuk memastikan asupan cairan anda dalam keadan cukup guna menjaga tubuh agar tetap terhidrasi dengan baik. Sebisa mungkin ntuk lebih banyak minum air putih, daripada mengkonsumsi air yang memiliki rasa manis.

Rutin olahraga

Rutin olahraga dapat membuat anda menjaga berat badan tetap ideal dan bahkan menjaga kesehatan anda secara keseluruhan. Berolahraga secara teratur minimal 3 kali dalam seminggu dengan intensitas sedang.

Apakah Rematik dan Asam Urat Adalah Penyakit yang Sama ?

Walaupun terlihat mirip mempunyai gejala yang sama, yaitu membuat sendi nyeri, kemerahan, hingga bengkak, sebenarnya rematik dan asam urat adalah penyakit yang berbeda.

Rematik dalam bahasa medis disebut dengan rheumatoid arthritis, yaitu sejenis penyakit autoimun yang membuat sendi-sendi kaku meradang. Peradangan yang di timbulkan dari gejala rematik disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang terganggu. Jadi, sistem imun justri menyerang jaringan sendi tubuh sehat hingga membuatnya rusak.

Sementara nyeri sendi akibat gejala asam urat disebabkan oleh terlalu banyak kadar asam urat (uric acid) di dalam tubuh. Seperti yang sudah dijelaskan diatas, kadar asam urat tinggi di tubuh terjadi akibat mengkonsumsi makanan yang mengandung purin.

Di dalam tubuh, purin akan di olah menjadi asan urat dan pada keadaan normal, akan dikeluarkan tubuh melalui feses. Namun, jika jumlah terlalu banyak, zat ini akan menumpuk dan berubah menjadi kristal pada sendi-sendi, kemudian terjadilah peradangan.

Agar tidak bingung, berikut ini perbedaan gejala rematik dan asam urat yang harus anda kenali:

  • Nyeri akibat asam urat biasanya menyerang satu sendi dalam satu waktu. Rasa nyeri ini juga lebih sering terjadi pada kaki bagian jari-jari kaki, terutama persendian jempol kaki. Sementara gejala rematik bisa menyebabkan nyeri pada bagian tubuh mana pun dan dapat menyerang beberapa sendi sekaligus dalam satu waktu.
  • Gejala asam urat selalu disertai dengan bengkak, kemerahan, serta rasa nyeri yang sering muncul. Sementara gejala rematik juga selalu menimbulkan rasa sakit, tetapi tidak selalu muncul bengkak atau kemerahan pada persendian.
  • Rasa nyeri sendi akibat gejala rematik bisa berubah-ubah intensitasnya, kadang sakit ringan hingga berat. Sedangkan rasa nyeri karena gejala asam urat cenderung sering dan berat.

Akan tetapi, cara terbaik dan yang paling akurat untuk mengetahui apakah anda mengalami asam urat atau rematik adalah dengan memeriksakan diri ke dokter. Dokter juga kana membantu anda dengan pengobatan dan perawatan yang diperlukan.

Post Author: Fiqri Reinaldi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.