Sirih

Tanaman merambat ini sudah dikenal di mana-mana, bukan saja di negeri kita tetapi juga di luar negeri. Terutama sebagai bahan obat-obatan. Di daerah pedesaan sirih biasa ditanam di pekarangan rumah, adapun yang menanam di halaman luas. Sirih, suruh atau sereuh dengan bahasa Latin (Piper betle) adalah sejenis tumbuhan dari suku Piperaceae. Di Indonesia ada beberapa jenis sirih, namun yang biasa ditanam adalah sirih Jawa dan sirih Belanda. Sirih Jawa berdaun lembek warnanya hijau rumput paling banyak dimanfaatkan untuk pengobatan penyakit. Ada pula jenis sirih yang disebut sirih cengkeh, rasanya pedas mirip dengan rasa pedas pada cegkeh. Selain itu ada lagi jenis-jenis sirih gunung, sirih mentawai sirih kuning yang kurang terkenal. Seperti halnya Lada satu marga, sirih tumbuh merambat dengan akarnya pada tanaman yang di rambati. Ditanah yang gembur dan subur di dataran rendah samapai dataran dengan ketinggian 400 meter diatas permukaan laut tanaman sirih tumbuh subur, tanaman ini memiliki buah yang mirip buah lada, bentuk buah buni yang menggerombol pada tangkai buah.

Di tempat-tempat teduh warna daunnya hijau tua, akan tetapi jika ditanam di daerah yang terbuka tanpa lindungan daunnya menjadi agak kekuningan. Tanaman yang subur pada umumnya 10 bulan setelah ditanam mulai dapat di pungut daunnya, sirih merupakan tanaman berumur panjang biasanya sekitar 10 atau 12 tahun masih mampu menghasilkan daun asal dipelihara dengan baik. Daun sirih mempunyai bau yang khas dan rasa pedas agak langu, mengandung jenis minyak terbang yang berwarna kuning agak sawo matang. Minyak sirih sudah puluhan tahun lampau digunakan di Eropa sebagai salah satu obat. Di negeri kita sirih paling banyak digunakan untuk makan sirih bersama dengan pinang, kapur dan gambir. Konon dengan makan sirih secara teratur gigi menjadi lebih kuat dan tidak mudah tanggal.

Kebiasaan memakan sirih ternyata banyak juga dilakukan orang India, Thailand, Kamboja dan negeri Cina. Bahkan dulu diperkirakan sekitar 10% penduduk di beberapa negara Asia mempunyai kebiasaan memakan sirih. Sirih paling dikenal sebagai obat untuk sakit mimisan , yaitu hidung berdarah. Untuk itu satu dua lembar daun sirih digulung seukuran jari lalu disumbatkan pada lubang hidung.

Sakit gigi pun sering diobati dengan cara berkumur dengan air rendaman daun sirih dalam air hangat. Berkumur dengan daun sirih juga berkhasiat menghilangkan bau mulut yang tidak sedap karena gigi rusak atau berlubang.

Obat batuk yang kini dijual dalam kemasan botol pun banyak yang terbuat dari sari daun sirih, untuk mengobati batuk rejan, beberapa lembar daun sirih dan daun jinten ditambah kapulaga dan kayu manis, semuanya direbus dengan air dan diminum pada waktu tertentu. Penyakit-penyakit lain yang biasa diobati dengan ramuan daun sirih seperti bisul, pegal linu, gigi bengkak, pusing kepala, dan radang tenggorokan.

Post Author: Rumah Herbal Kita

1 thought on “Sirih

    Penyakit Polip - Rumah Herbal Kita

    (April 8, 2018 - 9:09 am)

    […] 10 lembar daun sirih, 20 butir cengkeh, 5 buah jeruk pecel atau jeruk nipis, 6 helai daun sereh. Masukan semua bahan […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.