Penyebab Kutu Air dan 10 Cara Mengobati Secara Alami

Kutu air adalah infeksi menular dan dapat menyebabkan ruam, gatal-gatal, kutil pecah-pecah, mengelupas, atau nyeri pada kaki. Mengetahui penyebab dan cara mengobatnya akan sangat membantu mengatasi kutu air hingga tuntas. Kutu air merupakan infeksi kulit yang di sebabkan oleh jamur, maka dari itu di sebut juga “tinea pedis”. Kuman jamur yang menjadi penyebab, secara alami terkadang, jamur ini tumbuh berlebihan dan akhirnya menyerang kulit dan menyebabkan infeksi.

Saat seseorang terkena kutu air di tangan, daerah yang terinfeksi kutu air akan terasa gatal, merah, bersisik, mengelupas, atau bahkan timbul lenting-lenting berisi cairan bening.

Infeksi Jamur yang Menular

Penyebab dari kutu air di tangan adalah adanya infeksi jamur yang mudah menular. Jamur yang menjadi penyebab dari kutu air diantaranya trichophyton, microsporum, dan epidermophyton.

Selain di tangan, bagian tubuh lain yang bisa terkena infeksi jamur diantaranya jari tangan, kaki, kulit kepala, paha, jenggot, kaki dan kuku kaki.

Waspadai jika ada bagian tubuh Anda yang terinfeksi jamur kutu air, maka dengan kontak langsung pada bagian yang terinfeksi jamur, berisiko menularkan ke bagian tubuh lain. Hal ini pun juga berlaku jika Anda bersentuhan dengan orang yang menderita kutu air.

Adapun orang-orang yang memiliki risiko lebih rentan terkena kutu air di tangan adalah:

  • Menggunakan pakaian, sarung tangan, terutama saat sedang berkeringat.
  • Sering berolahraga yang memungkinkan terjadi kontak kulit.
  • Menggunakan sarana mandi untuk umum.
  • Masyarakat yang tinggal di iklim yang panas dan lembap
  • Orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah karena penyakit tertentu.
  • Sering bersentuhan dengan hewan.

Agar terhindar dari kutu air di tangan atau bagian tubuh lainnya, dianjurkan untuk selalu memerhatikan kebersihan tubuh sehari-hari, rutin mencuci tangan dengan bersih dan keringkan tangan dengan seksama, bila kegiatan mengharuskan penggunaan sarung tangan, maka pastikan sarung tangan dalam keadaan yang bersih dan tidak lembap.

Menghindari kontak langsung dengan orang atau hewan yang terinfeksi kutu air merupakan langkah lain juga langkah yang bisa diambil. Jika bagian tangan telah mengalami infeksi jamur kutu air, maka hindarilah menggaruk bagian tubuh lainnya untuk mencegah meluasnya infeksi.

Atasi Kutu Air dengan Obat Antijamur

Jika langkah pencegahan sudah dilakukan, namun kutu air di tangan masih muncul , Anda dapat menggunakan obat antijamur topikal seperti Terbinafine, Klotrimazol dan Minokazol.

  • Terbinafine

Obat topikal ini dapat digunakan untuk mengobati infeksi jamur pada kulit. Terbinafine bekerja dengan cara membunuh dan mencegah pertumbuhan jamur. Selain kutu air di tangan, dapat digunakan untuk kutu air pada paha, kaki atau bagian tubuh lain. Meskipun seringkali dijual bebas namun, disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk melakukan pengobatan dengan tepat.

  • Klotrimazol

Obat jenis ini mampu mengurangi gejala infeksi dengan membunuh jamur penyebab infeksi. Klotrimazol tersedia dalam berbagai macam bentuk mulai dari krim, oles, hingga sempot. Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan jenis pengobatan yang sesuai dengan kondisi Anda.

  • Mikonazol

Obat ini mampu mengatasi infeksi jamur yang terjadi pada bagian tubuh, termasuk kutu air di tangan atau di bagian tubuh lain seperti mulut, kuku dan vagina. Untuk mengatasi infeksi jamur, Mikonazol akan bekerja dengan menghentikan pertumbuhan jamur. Pada balita, penggunaan obat jenis ini dapat mengatasi masalah ruam popok.

Penyebab Kutu Air

Jamur penyebab kutu air adalah jenis yang sama dengan jamur yang menyebabkan penyakit kurap. Seseorang akan lebih mungkin terserang kutu air jika memakai kaus kaki yang basah atau bekerja dalam kondisi basah dan lembab. Risiko akan meningkat jika berkeringat banyak, memakai sepatu plastik berlapis, atau mengalami cedera kuku atau kulit.

Jika seseorang yang sudah memiliki kutu air berjalan di lantai tanpa alas kaki, maka orang lain juga dapat terinfeksi dengan berjalan tanpa alas kaki di lantai yang terkontaminasi. Demikian pula apabila menggunakan kaus kaki, sepatu, handuk, atau sprei yang ia gunakan.

Cara Mengobati Kutu Air Secara Alami

Penyakit kutu air merupakan salah satu penyakit yang sangat mudah menular. Jika tidak segera diobati bisa jadi penyakit akan menginfeksi orang-orang di sekitar Anda. Terlepas dari hal tersebut, penyakit kutu air merupakan penyakit yang sangat mengganggu aktivitas.

Kulit kaki mungkin akan terasa sangat gatal dan perih sehingga Anda akan merasa tidak nyaman ketika melakukan berbagai macam aktivitas harian. Karena itulah kutu air harus segera diobati untuk mengatasi masalah-masalah tersebut. Adapun beberapa metode alami yang bisa Anda gunakan untuk mengobati kutu air adalah sebagai berikut:

  1. Garam Dapur

Garam dapur merupakan bahan alami pertama yang bisa digunakan untuk mengobati kutu air. Bahan ini relatif mudah diperoleh karena garam merupakan bumbu masakan paling utama pada setiap makanan. Untuk mengobati kutu air, Anda cukup merendam kaki yang terkena kutu air menggunakan air hangat yang telah dicampur dengan garam. Rendam kaki selama 20 menit dan lakukan metode ini rutin setiap hari. Garam merupakan antiseptik alami yang berguna untuk membunuh jamur-jamur penyebab kutu air yang menempel pada kulit. Bahkan khasiatnya sebagai antiseptik telah direkomendasikan oleh dunia medis untuk mouthwash alami sehingga berguna untuk mencegah berbagai masalah mulut seperti bau mulutsariawan, dan sakit gigi. Namun, ternyata khasiatnya sebagai antiseptik juga bisa menyembuhkan penyakit kutu air.

2. Tea Tree Oil atau Minyak Pohon Teh

Minyak pohon teh mengandung berbagai macam bahan alami untuk menyembuhkan berbagai macam masalah kulit, salah satunya adalah kutu air. Sebagai salah satu bahan obat herbal, minyak pohon teh berguna untuk membunuh berbagai macam bakteri dan kuman penyebab masalah kulit, salah satunya adalah jamur penyebab kutu air. Minyak pohon teh ini tidak hanya berguna untuk menyembuhkan kutu air. Kandungan antioksidannya yang begitu tinggi juga berguna untuk mencegah dampak buruk radikal bebas sehingga kesehatan kulit tetap terjaga. Untuk menyembuhkan kutu air, Anda cukup mengoleskan minyak pohon teh ke area kulit yang terkena kutu air. Lakukan metode ini rutin 3 kali setiap harinya.

3. Soda Kue

Siapa yang menyangka kalau soda kue bisa digunakan untuk menyembuhkan kutu air? Ternyata bahan yang satu ini tidak hanya berguna untuk membuat kue saja. Seperti garam dapur, soda kue juga kaya akan kandungan antiseptik yang efektif untuk membunuh kuman atau jamur penyebab kutu air. Untuk mengobati kutu air, Anda cukup merendam kaki yang terkena kutu air ke dalam air hangat yang telah dicampurkan dengan soda kue selama 20 menit. Lakukan metode ini setiap pagi dan sore. Kandungan antiseptik dalam soda kue efektif membunuh jamur kutu air secara bertahap.

4. Bawang Putih

Bawang putih merupakan bahan herbal yang mengandung banyak nutrisi seperti minyak atsiri dan allicin. Keduanya bermanfaat sebagai antiseptik, anti bakteri, serta anti inflamasi. Kandungan senyawa tersebut jika dioleskan pada kulit yang terkena kutu air maka diduga mampu membunuh jamur penyebab kutu air. Selain itu, kandungan senyawa anti inflamasi pada bawang putih juga berguna untuk meredakan rasa nyeri akibat kutu air yang terlalu gatal. Untuk cara mengobati kutu air, Anda cukup menumbuk satu siung bawang putih kemudian menempelkannya di kulit kaki yang terkena kutu air. Anda bisa membalutnya menggunakan kain atau perban sehingga tumbukan bawang putih bisa menempel di kulit dalam waktu yang lama. Biarkan tumbukan bawang putih tersebut menempel di kulit Anda selama 6 jam. Lakukan metode yang sama setiap 6 jam sekali sehingga jamur-jamur penyebab kutu air akan cepat mati. Namun sebelum melakukan metode ini sebaiknya Anda mengetahui dulu bahaya bawang putih sehingga kemungkinan untuk terjadinya iritasi pada kulit bisa dicegah.

5. Singkong

Siapa yang tidak kenal singkong? Singkong merupakan salah satu makanan sumber karbohidrat yang tidak hanya enak dimakan tetapi juga efektif untuk mengobati penyakit kutu air Anda. tahukah Anda bahwa di dalam singkong terkandung racun bernama sianida. Kandungan sianida di dalam singkong tersebut mungkin akan berbahaya bagi tubuh jika dikonsumsi secara berlebih. Namun, sianida di dalam singkong ternyata justru bermanfaat untuk membunuh jamur-jamur penyebab kutu air di kulit Anda. Untuk mengatasi kutu air, Anda cukup menempelkan daging singkong yang telah dihaluskan di kulit yang terinfeksi kutu air. Biarkan hingga mengering sehingga kandungan sianida di dalam singkong benar-benar efektif untuk membunuh jamur. Setelah kering, basuh menggunakan air dingin. Lakukan cara tersebut setiap hari untuk memperoleh hasil yang optimal.

6. Daun Talas

Kebanyakan orang mungkin akan mengira kalau daun talas hanyalah daun umbi-umbian yang tidak memiliki manfaat apapun. Namun, daun talas ternyata bisa digunakan untuk mengobati kutu air. Untuk mengobati kutu air, Anda cukup mengambil kulit ari daun talas kemudian balutkan pada bagian kulit yang terkena kutu air. Kenapa daun talas efektif untuk mengobati kutu air? Inilah jawabannya:

  • Daun talas memiliki kandungan antibiotik alami yang berguna untuk mencegah infeksi, salah satunya infeksi jamur penyebab kutu air.
  • Daun talas mengandung antioksidan alami yakni polifenol yang berguna untuk meredakan gejala kutu air dan juga mencegahnya semakin parah. Bahkan polifenol juga efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Daun talas mengandung zat antiseptik alami bernama saponin yang efektif untuk membunuh jamur penyebab kutu air.

Itulah beberapa kandungan zat yang terdapat di dalam daun talas. Namun saat menggunakan daun talas sebagai obat kutu air Anda sebaiknya hati-hati sebab getah pada daun talas bisa menimbulkan efek samping yakni gatal-gatal.

 

7. Daun Sirih

Daun sirih merupakan bahan herbal selanjutnya yang memiliki sifat antiseptik. Sifatnya yang demikian membuat daun sirih efektif untuk membunuh kuman penyebab kutu air. Untuk mengobati kutu air, Anda cukup merebus sirih bersama dengan garam. Kombinasi antara daun sirih dan garam merupakan gabungan antiseptik yang efektif bagi pembunuh kuman. Selanjutnya Anda bisa menggunakan air rebusan sirih dan garam tersebut untuk merendam kaki yang terkena kutu air. Lakukan metode tersebut secara teratur hingga kutu air Anda benar-benar sembuh.

 8.Teh

Pengobatan kutu air ternyata tidak hanya terbatas pada minyak pohon teh saja. Ternyata teh yang ada di dapur anda juga efektif untuk mengobati penyakit kutu air. Untuk mengobati kutu air Anda sebaiknya menggunakan teh celup. Caranya adalah dengan merebus teh celup menggunakan air secukupnya. Diamkan hingga air teh tersebut dingin. Gunakan air teh tersebut untuk merendam kaki Anda yang terkena kutu air. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, teh mengandung antiseptik dan juga antioksidan alami yang efektif untuk mempercepat penyembuhan kutu air maupun berbagai macam penyakit kulit lainnya yang disebabkan oleh bakteri atau kuman.

9. Cuka Apel

Bahan alami selanjutnya yang berguna untuk cara mengobati kutu air adalah cuka apel. Cuka apel memiliki tingkat pH yang efektif untuk menyeimbangkan kondisi kulit Anda dan berguna untuk membasmi jamur penyebab kutu air. Untuk itu, kutu air Anda akan cepat sembuh, bahkan kulit Anda akan semakin sehat.

 

10. Minyak Kelapa

Minyak kelapa juga efektif untuk membasmi jamur penyebab kutu air. Di dalam minyak kelapa terdapat suatu zat bernama asam laurat yang efektif membunuh jamur penyebab kutu air. Selain membasmi jamur penyebab kutu air, minyak kelapa juga berguna sebagai pelembab alami yang efektif untuk meningkatkan nutrisi kulit sehingga kulit bekas kutu air akan lebih sehat. Tidak hanya itu, minyak kelapa juga bersifat anti inflamasi sehingga berguna untuk meredakan rasa nyeri pada kutu air. Untuk mengobati kutu air, anda cukup mengoleskan minyak kelapa pada kulit yang terserang kutu air. Lakukan hal tersebut setiap hari agar kutu air Anda segera sembuh.

Itulah beberapa bahan alami yang bisa Anda gunakan untuk mengobati kutu air. Untuk mencegah kutu air datang kembali pastikan untuk menjaga kaki Anda selalu bersih dan kering agar jamur tidak tertarik untuk berkembang di kulit Anda. Selain itu, hindari kontak kulit langsung dengan penderita kutu air untuk menghindari penularan.

Post Author: Fiqri Reinaldi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.