Pengertian Hepatitis A, B, C, D, E, G , Gejala dan Cara Pengobatan Secara Alami

Hepatitis adalah peradangan (pembengkakan) pada hati atau liver. Penyekit hepatitis dapar disebabkan oleh infeksi, virus, bahkan kimia, alkohol, penggunaan obat-obatan dan faktor lainnya. Sesuai dengan penyebabnya, ada beberapa jenis hepatitis virus yaitu hepatitis A, B, C, D, E dan G. Penyakit ini tergolong berbahaya dan banyak sekali yang tidak mengetahui apakah Anda sendiri memiliki penyakit Hepatitis atau tidak. Medical Check Up atau yang biasa disebut MCU untuk memasuki perusahaan dapat gugur atau tidak lolos apabila calon karyawan tersebut memiliki penyakit Hepatitis B

Macam-macam Hepatitis Terdiri dari :

1. Hepatitis A

Hepatitis A adalah virus yang disebarkan melalui feses manusia yang diakibatkan kesalahan dalam mengkonsumsi suatu jenis makanan dan minuman. Virus hepatitis A atau VHA penyebarannya melalui pembuangan limbah manusia yang dilatar belakangi oleh keadaan lingkungan dan sanitasi yang kurang baik dan bersih. Hepatitis A ini masih tergolong jenis hepatitis yang ringan dan dapat disembuhkan dengan pemberian vaksinasi, lamanya penyakit ini berlangsung 2-6 minggu

Gejala yang di timbulkan Hepatitis A yaitu :

  • Demam
  • Tubuh cepat merasa lemah, letih, lesu dan mudah capek saat bekerja
  • Rasa mual dan muntah yang dapat terjadi secara tiba-tiba
  • Nafsu makan berkurang dan semakin menurun setiap harinya
  • Berat badan semakin berkurang dan semakin kurus.

Hepatitis A dibagi menjadi 3 stadium. Prodromal dengan gejala letih, lesu, demam, kehilangan selera makan, dan mual. Stadium dengan gejala kuning (stadium ikterik), dan stadium kesembuhan (konvalesensi), namun stadium dengan gejala kuning jarang ditemukan. Akan tetapi untuk memastikan diagnosis dilakukan pemeriksaan enzim hati, SGPT dan SGOT. Karena pada hepatitis A juga bisa terjadi radang empedu, maka pemerisksaan gama-GT dan alkali fostase dapat dilakukan disamping kadar bilirubin.

2. Hepatitis B

Hepatitis B yaitu suatu penyakit hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B (VHB), suatu anggota familiki hepadnavirus yang dapat menyebabkan peradangan hati akut atau menahun yang pada sebagian kecil kasus dapat berlanjut menjadi sirosis hati atau kerusakan fungsi hati dan kanker hati.

Gejala yang di timbulkan Hepatitis B yaitu :

  • Rasa mual ingin muntah
  • Demam ringan
  • Kehilangan selera makan
  • Mulut terasa pahit
  • Warna air seni juga terlihat agak kuning seperti warna air teh
  • Terkadang disertai rasa nyeri sendi dan bengkak pada perut kanan atas
  • Satu minggu setelah diatas muncul dan dirasakan, kemudian akan timbul gejala lanjutan seperti bagian putih pada mata akan berubah warna menjadi kuning, perubahan kulit tubuh tampak kuning.

3. Hepatitis C

Hepatitis C adalah penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis C. Infeksi virus ini dapat menyebabkan peradangan hati yang biasanya asimtomatik. Virus ini menyebar melalui kontak darah. Gejala pada hepatitis C ini dapat ditangani secara medis dan proporsi pasien dapat dibersihkan dengan jangka panjang. Seseorang yang mengalami infeksi virus ini sering mengalami gejala ringan dan sebagai sebab tidak melakukan perawatan. Diperkirakan 150-200 juta orang di dunia terinfeksi hepatitis C.

4. Hepatitis D

Virus hepatitis D atau virus Delta adalh virus yang unik yang tidak lengkap dan untuk replikasi memerlukan keberadaan virus hepatitis B. Penularannya melalui hubungan seksual, jarum suntik dan transfusi darah, Gejala penyakit hepatitis D bervariasi, dapat muncul sebagai gejala yang ringan (ko-infeksi) atau amat progresif.

5. Hepatitis E

Virus hepatitis E ini merupakan penyebab dari timbulnya penyakit hepatitis E. Penyebarannya melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi oleh virus. Gejala-gejalanya adalah demam, rasa letih, hilang nafsu makan, rasa mual, sakir perut, air seni berwarna kuning tua, serta timbul warna kekuningan pada kulit dan mata. Hepatitis E ini akan semakin parah dan perlu diwaspadai terutama pada ibu yang sedang dalam masa kehamilan pada usia kandungan 3 bulan terakhir. Masa inkubasi virus adalah 40 hari (rentang 15-60 hari).

6. Hepatitis G

Hepatitis G adalah penyakit inflamasi hati yang baru ditemukan. Penyebarannya adalah virus hepatitis G yang menyerupai dengan virus  Hepatitis C. Penularannya melalui kontak darah dengan pasien. Gejalanya sama dengan jenis hepatitis lainnya. Tidak ada perawatan khusu untuk Hepatitis G ini. Hanya saja disarankan untuk istirahar yang cukup, menghindari dari minuman alkohol, dan konsumsi makanan dengan kandungan nilai gizi dan nutrisi yang seimbang. Tak lupa tetap emnjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar.

Cara Mencegah Hepatitis

  • Menjaga kebersihan tubuh
  • Istirahat yang cukup untuk melawan inveksi virus
  • Lakukan pola hidup sehat, makan makanan yang banyak mengandung vitamin
  • Kurangi aktifitas yang banyak mengeluarkan tenaga
  • Hindari mengkonsumsi obat obatan terlalu banyak
  • Minum madu untuk memperbaiki fungsi hati
  • Mencuci tangan sebelum makan

Cara Mengobati Penyakit Hepatitis Secara Alami

  1. Bambu Kuning , Daun Nanas dan Adas Pulowaras : Ambil bongolnya dan tumbuk ketiga bahan tersebut, peras dan campurkan dengan setengah gelas putih, baik diminum 3 kali sehari.
  2. Temulawak : bahan alami ini mampu menurunkan kadar lemak dalam darah dan meningkatkan kekebalan tubuh.
  3. Jus Buah Mengkudu : Minum secara teratur jus tersebut setiap pagi dan sore.
  4. Tiram : Cuci seperempat kilogram tiram hingga bersih dan tambahkan daun seledri dan kemudian rebus dengan air dan minumlah selagi hangat, baik di konsumsi 3 kali sehari
  5. Kunyit : Parut kunyit dan peras untuk diambil sarinya dan campur dengan madu, minumlah 3 kali sehari.
  6. Mahkota Dewa : Obat alami ini bersifat anti bakteri dan anti vurus yang dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Keringkan buah mahkota dewa beberapa hari dan rebusan hingga menghasilkan ramuan mahkota dewa yang siap diminum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Artikel Di Proteksi !! Jika Ingin meng-copy artikel harap kirimi kami email